Jumat, 18 November 2011

STYROFOAM


1.      Styrofoam has toxins which leach out of these containers into the editable food is packaged. Polystyrene actually emits harmful things like Styrene and Benzene into the air and into the food that has been packed in such containers. When the food is eaten, these toxins affect the reproductive system of the customer. Styrene then ends up getting stored in our fat cells. Where they can accumulate to dangerous levels causing nervousness, fatigue, insomnia and depression. Benzene causes cancer in humans. Now, due to more awareness, less of these products are used for packing edibles, but they are still used. The reason is that Styrofoam is cheaper than paper cups and containers.
2.      Styrofoam products are not bio grade. It seems to last eternally. The reason is that the environment does not seem to harm it. More over since it is light, the wind makes it fly away, and it floats on water. Over long periods of time, a great deal of this material has accumulated in our water bodies, affecting marine life.
3.      Styrofoam products are made with petroleum. Petroleum is a heavy pollutant; more over this is a commodity that is getting scarce. This is another negative against using Styrofoam.
4.      The Styrofoam that ends up in our garbage continues to live there indefinitely. Over time, animals end up eating it and it clogs their digestive system. Since animals do get eaten by others and also by man, it directly and indirectly affects our health.
5.      Styrofoam is increasing taking up space in our landfills. The landfills will eventually be breached, and since it does not break down and get recycle by the earth, this is a dangerous situation.
6.      Styrofoam manufacturing is done using Hydroflourocarbons  or HFC’s and more recently CFC’s that contribute to global warming and deplete the ozone layer.

Rabu, 16 November 2011

Dampak Penggunaan Plastik yang Berlebih


Dampak plastik tehadap lingkungan merupakan akibat negatif yang harus ditanggung alam karena keberadaan sampah plastik. Dampak ini ternyata sangat signifikan.
Sebagaimana yang diketahui, plastik mulai digunakan sekitar 50 tahun silam yang kini telah menjadi barang yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Diperkirakan ada sekitar 500.000.000 sampai 1.000.000.000 kantong plastic yang digunakan penduduk dunia dalam waktu 1 tahun. Ini berarti ada sekitar 1.000.000 kantong plastik per menit dan untuk membuatnya diperlukan 12.000.000 barel minyak per tahun dan 14.000.000 pohon ditebang untuk memproduksi plastik. 
Over consumptions terhadap plastik pun mengakibatkan menggunungnya sampah plastik dengan kurun waktu yang sangat lama dikarenakan plastik yang bukan berasal dari senyawa biologis sehingga sulit untuk diuraikan. Plastik memiliki sifat yang sulit terdegradasi (non-biodegradable). Plastik diperkirakan membutuhkan waktu 100-500 tahun hingga dapat terurai dengan sempurna. Sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air, bahkan udara.
Kantong plastik terbuat dari penyulingan gas minyak yang disebut ethylene. Minyak, gas dan batubara mentah adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Semakin banyaknya penggunaan plastik berarti semakin cepat sumber daya alam tersebut dihabiskan.Fakta tentang bahan plastik (umumnya polimer polivinil) terbuat dari polychlorinated biphenyl (PCB)
Kantong plastik yang sulit diuraikan akan memberikan akibat sebagai berikut :
·        Tercemarnya tanah, air tanah dan makhluk bawah tanah.
·        Plasik akan mengganggu jalur air yang teresap ke dalam tanah.
·        Menghancurkan rantai makanan.
·        Menurunkan kesuburan tanah karena menghalangi sirkulasi udara dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah.
·        Pembuangan sampah plastic di sungai akan mengakibatkan pendangkalan dan penyumbatan sungai yang akhirnya menyebabkan banjir seperti yang sering dialami.
Fakta yang berkaitan dengan sampah plastik dengan lingkungan:
·        Banyak ditemukan potongan plastik pada kerongkongan anak elang laut di pulau Midway, lautan pasifik
·        80% sampah yang mencemari lautan sekitar 90%nya adalah  plastik
·        Pada bulan Juni 2006 program lingkungan PBB memperkirakan dalam setiap mil persegi terdapat 46.000 sampah plastik yang mengambang di laut
·        Sampah plastik mencemari ekosistem darat, laut dan udara yang menyebabkan angka kematian yang cukup tinggi terhadap biota-biotanya.
Untuk menanggulangi penumpukan sampah plastik, beberapa pihak berpikir praktis dan mencoba untuk membakarnya. Mereka berpikir dengan membakar platik tersebut, plastik sudah musnah dengan sekejap. Akan tetapi pembakaran yang kurang sempurna justru akan membuat dioksin di udara dan pastinya mencemari udara.
Kini memang kita tidak bisa menghapus penggunaan plastik 100%, akan tetapi kita bisa memakai ulang plastik tersebut (reuse), mengurangi penggunaan plastik (reduce) dan mendaur ulang sampah-sampah plastik yang menumpuk (recycle). Yang terakhir mungkin diperlukan adanya regulasi dari pemerintah untuk meredam penggunaan plastik oleh massa.

Selasa, 15 November 2011

First Post :P


Okay, it’s my first post in my new blog.
Actually bingung sih mau ngepost apa. Karena emang basicly gue gak punya bakat nulis dan gak pinter berceloteh seperti halnya blogger lain. Mungkin  karena ini awal gue mau ngepost lebih tentang biografi gue aja kali
ya...

Gue seorang anak yang dilahirkan dari pasangan Muhammad Rohim dan Nur Yani.Tentu aja gue sayang banget sama mama dan papa gue ini :D Gue dilahirin di kota Jakarta (lupa nama rumah sakitnya) hari Selasa, 12 September 1995. Bisa dibilang pas masih kecil gue dimanja, tapi dimanjanya gue dalem tanda kutip yaitu karena gue kurang 'perhatian'. Kurang perhatian disini karena mama dan papa gue bekerja. Ya! mereka mencari nafkah buat gue. Akhirnya gue diurus sama nenek gue dan pembantu.
Pas gue kecil gue tinggal di daerah Cempaka Putih Barat RT 05/RW 009 No. 15 *okelengkap* Gue tumbuh sebagaimana mestinya anak manusia tumbuh. Bisa dibilang gue beruntung karena dikasih sedikit kepintaran lebih dari temen-temen gue oleh Tuhan *Alhamdulillah* Gue memulai pendidikan gue dari Taman Kanak-Kanak atau kerap dibilang TK. TK gue di TK. Fitriah Islam 1 Johar Baru dan gue masih inget banget gue diajarin sama guru yang namanya ibu Asih, ibu Jamilah dan ibu Dijah. Mereka adalah guru-guru yang sangat baik J
Setelah lulus dari TK gue masuk Perguruan Tinggi (-____-”) hahaha SD tentu. Gue masuk SD 31 Pagi Johar Baru *banyakbgt31* Pas SD gue diibaratkan sebagai BOSS dari temen-temen gue yang difaktorkan oleeeh….. Pertama ukuranbadan gue yang emang harus gue akuin kalo paling bongsor diantara yang lain. Dan yang kedua *alhamdulillah* nilai gue diatas rata-rata dan selalu meraih juara kelas J
Nobody’s  perfect in the world emang bener. Meskipun nilai akademis gue bikin gue melambung tinggi tapi nilai non akademis gue kurang banget banget. Gue tergolong pasif dan sulit sosialisasi di lingkungan baru.
Terus tahun 2002, tepatnya Jum’at 12 april 2002 nambah anggota baru di keluarga gue. Kelahiran seorang anak manusia dari rahim mama gue yang berjenis kelamin male. Yap! He’s my young brother! Awalnya lucu siiih tapi kok kayaknya makin gede jadi makin nyebelin ya? .___. Yaaaa tapi meskipun adek gue nyebelin tingkat tinggi gitu gue tetep sayang banget sama dia :D
Overall meskipun mama gue bawel dan over perhitungan, papa gue yang tempramental dan arogan juga adek gue yang rusuh, jelek, item, nyebelin, cengeng dan gak jelas gitu gue sayaaaaang banget sama mereka. Gue cinta segalanya yang ada di keluarga sederhana ini JJJ