Selasa, 24 Januari 2012

Kunjungan ke Sekolah Masa Depan


Haaayuk tengok ceritaku tentang kunjungan ke sekolah impianku :) tulisanku emang masih jelek tapi sekolah masa depanku ini............ BEUH! Keren banget!! Lets check it out ;;)


"Sampoerna School of Education" adalah status facebook yang aku buat di hari kunjunganku ini.


Sabtu, 7 Januari 2012 jam 9 pagi di Pasar Minggu adalah kesepakatan yang aku buat sama kak Putri. Karena akunya gak tau jalan jadi ya aku ikutin aja perkataan yang tau arah :D Gak mau kak Putri nunggu lama, akhirnya aku mutusin buat berangkat jam setengah 8. Cuaca yang emang lagi hujan terus emang bener-bener punya dendam kesumet kayaknya sama aku -_-" Untuk kesekian kalinya aku diguyur ujan sampe kuyup! Padahal disitu kondisinya akunya lagi sakit ._. Gak disangka-sangka aku cepet banget dapet angkot keramat yang biasanya nunggunya aja lama banget sampe harus bakar kemenyan dulu baru dateng *angkot macam apa itu -_-* yang berkode s11 itu cepet banget! sedikit seneng karena aku gak perlu lama-lama berkecimpung di tengah hujan sih. Tapi yang bikin aku harus ngomong ASTAGA adalah angkotnya yang biasanya ngetem lama sampe bikin otak melepuh saking keselnya itu gak ada ngetem-ngetemnya sama sekali. Alhasil perkiraanku yang aku bakal tepat waktu malah kecepetan 1 jam -___-" Segera aku sms kak Putri dan ngasih tau kalo aku udah deket tempat janjian ketemu dan apa balasan kak Putri? dia panik!! hahaha kemudian karena akunya basah kuyup dan laper karena belum sarapan akhirnya aku makan lontong sayur di pinggir jalan sekalian neduh dan nunggu kak Putri. Astaganya lagi kak Putrinya melestarikan budaya turun-menurun Indonesia yaitu ngaret -_- Aku ketemu kak Putri jam setengah 10 di Pasar Minggu akhirnya dan kami berdua langsung naikin metromini dengan kode 640 bertuliskan jurusan Pasar Minggu-Tanah Abang. Sampe di depan pom bensin tempat kak Yosea nungguin kami dan langsung jalan kaki menyebrangi jalan menuju sekolah masa depanku SSE.


Sampe di SSE dan aku kebingungan bakal ngapain disitu karena setau aku awalnya itu cuma kak Bambang yang ditunjuk sebagai asdosnya dan aku??? Apakah aku hanya menjadi laler yang mengganggu mereka? Takut mati gaya dan takut salah tingkah deh akunya pas itu -_-" Kemudian kita menuju ruangan yang dituju dan ternyata tempat yang dimaksud itu bukan di gedung SSE melainkan di SSB (Sampoerna School of Business). pas udah masuk ruangan udah ada seorang pembicara di depan para kakak-kakak cemerlang. Ternyata kelas udah dimulai! Aku dan kak Putri akhirnya ngikutin kelas yang dosennya itu tante Shita.


Tante Shita adalah salah seorang penulis di tabloid Femina. Dia concern pada bahasan tentang makanan. Banyak banget pelajaran yang aku dapet dari tante Shita! Salah satu yang aku masih rada inget adalah quote yang terselip di dalem kelas yaitu "Kamu adalah apa yang kamu makan" *kalo gak salah ya~* terus tentang Slow food!! :D dan tentang mencintai produk lokal. Menurut tante Shita, gaya hidup yang udah dipengaruhi sama globalisasi membuat masyarakat Indonesia cenderung dominan mengkonsumsi makanan junk food yang sebenarnya bener-bener gak baik banget buat kesehatan! Terus kata tante Shita tuh, kita bisa tau karakteristik seseorang dari apa yang dia makan. Kita juga diajak menuliskan pola makan kita selama hidup dan pola makan kita di diagnosa oleh temen kita. Disini, pola makanku didiagnosa sama kak Putri dan ternyata hasil diagnosa kak Putri tuh bener!! Gak nyangka ya ternyata makanan itu sangat amat mempengaruhi segala aspek hidup :)


Kelas tante Shita berakhir di jam makan siang dan kita makan siang bareng. Pas makan siang aku, kak Bambang, kak Putri, tante Stien dan tante Shita ngobrol-ngobrol banyak. Mulai dari ngebahas gedung SSE, wawancaraku ke tante Stien tentang SSE, sampe aku yang nanya-nanya ke tante Shita tentang cara membangkitkan passion untuk menulis. Gak kerasa obrolan sambil nikmatin makan siang itu, tiba-tiba sampe pada waktunya kelas dimulai lagi.


Para kakak cemerlang udah ngumpul dan tiba saatnya yang ditunggu-tunggu, kak Putri menjadi dosen!!! :D Dalam kelas sesi ini, kak Putri menyampaikan materi tentang Earth Charter.


Menurut pembicaraan kak Putri yang panjang lebar, yang masih nempel di otak aku itu Earth Charter (Piagam Bumi) adalah semacem persetujuan yang dibuat oleh hampir seluruh negara di dunia untuk menjaga bumi kita tercinta ini. Earth Charter mengandung 4 nilai utama diantaranya menghargai komunitas kehidupan, menjaga ekologi, keadilan sosial dan ekonomi dan demokrasi, anti kekerasan dan perdamaian.


Naaaah di kelasnya kak Putri, dia gak mau cuma papapcuap didepan tanpa melibatkan kakak-kakak cemerlang untuk aktif. Kak Putri menyuruh kakak-kakak cemerlang untuk melakukan aktivitas yang bersangkutan sama bahasan di kelasnya ini. Para kakak cemerlang disuruh membentuk 1 kelompok yang terdiri dari 3 orang dan mendiskusikan kegiatan yang bersangkutan sama  nilai-nilai Piagam Bumi yang 4 tadi itu yang udah dilakukan. Terus hasilnya ditulis di kertas plano yang disediakan yang kemudian dipresentasikan.


Sumpah hasil presentasi mereka semua keren-keren banget! Yaaa hampir semua dari mereka mempresentasikan project green teachernya dan bener-bener bagus semua projectnya. Ada yang punya project yang berkaitan sama pelestarian terumbu karang, tambak, perkebunan, intinya rata-rata ya untuk mensejahterakan masyarakat lah pastinya. Secara bergilir setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya sampai tiba saatnya aku dan kak Bambang yang juga mengikuti aktivitas ini mempresentasikan hasil diskusi kami. Hasil diskusi kami emang keliatan berbeda banget sama hasil diskusi kakak cemerlang yang lain. Kakak cemerlang yang cenderung menuliskan projectnya dan kami yang cenderung menuliskan berbagai aktivitas yang udah kami lakukan dan berkaitan dengan nilai-nilai tersebut. Seiring waktu berjalan gak kerasa udah sore dan akhirnya kelas kak Putri ditutup dengan sejarah Earth Charter dan penulisan testimoni tentang kelas dengan dosen kak Putri Ayusha ini.


Setelah hampir semua kakak cemerlang udah pulang dan hanya tersisa aku, kak Putri, kak Merry, tante Stien dan kak Bambang di SSE akhirnya aku, kak Putri, kak Merry dan kak Bambang pamitan sama tante Stien kemudian berpisah sama kak Merry di gerbang SSE.


Itu dia ceritaku tentang kunjungan ke sekolah impianku Sampoerna School of Education dan bertemu dengan para orang inspiratif disana. Semoga aja aku bisa hampir setiap hari kesana dan bertemu banyak orang inspiratif dengan status Poetra Sampoerna :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar